Monday, May 29, 2023

Peringati 25 Tahun Reformasi, Aktivis 98 Makassar Gelar Jalan Sehat di Hari Minggu

KNEWS, MAKASSARAliansi Demokrasi Rakyat (Aldera) dan Yayasan Anak Rakyat Indonesia (YARI) akan melaksanakan kegiatan Jalan Sehat 25 tahun Reformasi.

Dimana dalam kegiatan ini, aktivis 98 di Makassar akan melakukan Long March sejauh 2,5 kilometer di Anjungan Pantai Losari Makassar, Minggu (28/05/2023).

Menurut salah satu aktivis 98 di Makassar, Attock Suharto mengatakan bahwa kegiatan long march ini akan menghadirkan puluhan ribu orang.

Mereka sebagian besar adalah aktivis 98, masyarakat, dan mahasiswa hingga siswa. Salah satu yang akan hadir yaitu tokoh reformasi yang menjadi korban penculikan, Pius Lustrilanang yang saat ini menjabat anggota BPK RI.

“Kegiatan ini akan menghimpun tiga kekuatan di dalamnya. Yakni pejuang reformasi yang dikenal dengan aktivis 98, penikmat reformasi yang eranya setelah peristiwa 98, dan pelanjut reformasi yang kami bahasakan adek-adek yang sementara duduk di bangku sekolah atau siswa,” kata Attock Suharto saat menggelar conferensi pers di Warkop Galery, Jalan A.P. Petarani, Kota Makasar, Jum’at (26/05/2023).

Lanjut mantan Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar ini menegaskan bahwa Jalan Santai 25 Tahun Reformasi ini juga untuk mengingat kembali peristiwa 98 yang menguras banyak pikiran dan tenaga dalam melawan penguasa hingga sukses menjatuhkan rezim orde baru di bawah kepemimpinan otoriter Presiden Soeharto.

“Detik-detik peristiwa ini juga memakan korban, mahasiswa dipukuli, dipenjara hingga diculik. Peristiwa ini akan sedikit kita ulas setelah 25 tahun telah berlalu,” katanya.

Sementara Sekretaris Panitia menyampaikan, di panggung Jalan Sehat Terima Kasih Reformasi ini akan dilakukan bagi rezeki.

Panitia telah menyiapkan sebanyak 250 doorprize yang di dalamnya terdapat satu unit mobil, sepeda motor, umrah, sepeda, dan ratusan hadiah menarik lainnya.

“Inti dari kegiatan ini juga menjalin silaturahmi kembali dan mengajak untuk mempertahankan konstitusi negara. NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) harga mati,” tegasnya.

Sedangkan akrivis 98 lainnya, Sawaluddin Arief menambahkan Jalan Sehat 25 Tahun Reformasi hanya digelar di dua Kota. Pertama 21 Mei 2023 lalu dilaksanakan di DKI Jakarta dan Kota Makassar menjadi yang kedua pada Minggu 28 Mei 2023 mendatang.

“Kalau di Jakarta mampu menghadirkan 25 ribu orang, maka di Makassar juga demikian bahkan lebih dari itu. Jika di Jakarta menduduki gedung DPR RI, maka di Makassar akan menjadikan daratan Pantai Losari menjadi lautan manusia,” ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan sebagai yang pernah melalui peristiwa reformasi tidak ingin tanggal 21 Mei di kelender tanpa perayaan. Tidak ingin hari itu hanya sebatas sejarah yang lewat begitu saja.

Menurutnya, 21 Mei tidak lebih besar dari Hari Kesaktian Pancasila, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan lainnya.

“Aktivis 98 akan memperjuangkan 21 Mei ini menjadi hari libur nasional,” jelas Sawal.

Ia juga menambahkan bahwa, jika aktivis 98 akan terus konsisten memperjuangkan agar konstitusi harga mati, tak ada lagi amandeman. Semangat reformasi yang memberantas korupsi harus terus dikobarkan.

“Salah satu alasan reformasi karena korupsi saat itu mengakar. Kami dari aktivis 98 konsisten memperjuangkan itu,” ungkapnya.

Tak lupa Sawal juga menyampaikan jika para kepala daerah, legislator hari ini harus berterima kasih atas adanya reformasi. Karena reformasi mereka menikmati kebebasan, termasuk bebas dipilih dan memilih.

“Jika tidak ada reformasi, mereka yang hari ini menjabat sebagai kepala daerah belum tentu jadi bupati atau kepala daerah. Mungkin mereka harus menunggu beberapa tahun ke depan lagi,” ucapnya.

Aktivis 98 lainnya, Susuman Halim, menambahkan jika kegiatan ini diprakarsai Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo.

“Pak Rudianto Lallo bekerja keras membagi waktunya dalam mempersiapkan kegiatan ini untuk berjalan sukses,” katanya.

“Kami salut dan bangga kepada Bapak Ketua DPRD Kota Makassar yang menyelenggarkan kegiatan ini. Walaupun tidak terlibat dalam peristiwa 98, namun mereka memiliki perhatian besar kepada tokoh yang berjuang di 98 itu,” pungkasnya.(*)

Sebelumnya
Selanjutnya